Perbedaan Sekuritas Syariah dan Konvensional
Perbedaan Sekuritas Syariah dan Konvensional

Perbedaan Sekuritas Syariah dan Konvensional

Sekuritas syariah merupakan sekuritas yang ketetapannya keseluruhan mengikuti prinsip syariah. Adapun sekuritas konvensional lebih universal serta mempunyai peraturan umum. Tentu saat anda ingin berinvestasi saham anda perlu mengetahui perbedaan sekuritas syariah dan konvensional agar bisa mendapatkan sekuritas terbaik.

Perbedaan Sekuritas Syariah dan Konvensional

Kedua jenis sekuritas di atas sama-sama bergerak di bidang investasi. Perusahaan sekuritas syariah cocok bagi anda yang khawatir dengan perputaran uang tanpa memenuhi syariat Islam. Berikut ini perbedaan antara sekuritas syariah dan konvensional yang perlu anda ketahui.

1. Prinsip yang Digunakan

Dalam saham syariah menekankan prinsip jual beli, bagi hasil dan sewa. Laba atau keuntungan dari aktifitas uhasa oleh perusahaan yang mendagangkan saham syariah mengacu pada keuntungan akhirat dan dunia. Selain itu, hubungan dengan nasabah berbentuk kemitraan serta terdapat dewan pengawas syariah.

Adapun dalam saham konvensional, investasi oleh perusahaan untuk keseluruhan jenis usaha, mekanisme transaksi konvensional, ada perangkat suku bunga dan orientasi labanya bersifat general. Disamping itu, saham konvensional dijalankan tanpa pengawasan dari dewan pengawas syariah.

2. Basis Bunga Hutang

Perbedaan yang lain yakni dalam sekuritas syariah hutang yang memakai basis bunga besarannya dilarang melebihi 45%. Adapun untuk sekuritas konvensional basis bunga hutang mengikuti transaksi yang dilakukan sehingga tidak mengikat.

3. Omset yang Didapat

Dalam perusahaan sekuritas syariah omset atau pendapatan yang didapat tergolong lebih kecil dibandingkan dengan pendapatan usaha. Dengan demikian kemungkinan tersangkutnya penghasilan yang tidak halal bisa lebih kecil. Hal ini sesuai dengan prinsip syariah agar dalam usaha investasi saham bisa saling menguntungkan.

Ini tentu berbeda dengan layanan sekuritas konvensional yang umumnya lebih mengutamakan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Namun demikian, tetap saja pendapatan yang didapat sudah berdasarkan kesepakatan di awal.

Demikian ulasan mengenai perbedaan sekuritas syariah dan konvensional yang sebaiknya anda ketahui. Setelah mengetahui perbedaan diatas, maka anda tentunya bisa memilih jenis sekuritas yang paling cocok dan sesuai dengan kebutuhan anda. Bagi anda yang ingin berinvestasi sesuai prinsip agama maka sekuritas syariah adalah jawabannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *