Teknik Dasar Pemahaman Individu

Teknik Dasar Pemahaman Individu & Konsep dasar dan pemahaman Individu & Konsep dasar dan mekanisme aplikasi Diagnostik tumbuh kembang anak.Konsep Dasar Pemahan Individu

Pemahaman Individu adalah suatau aktivitas yang dilakukan seseorang buat  mengerti & memahami seseorang. Dalam bimbingan konseling pemahaman individu sangat diperlukan :Dalam bimbingan konseling, kita nir bisa mungkin menaruh pertolongan kepada seorang sebelum kita kenal/paham menggunakan orang tadi.Merupakan hal krusial pada bimbingan merupakan memahami individu secara menyeluruh baik kasus yg dihadapi maupaun latar belakang. Dengan demikian individu akan memperoleh bantuan yg sempurna dan terarah.

Dalam konsep pamahaman individu masih ada tujuan-tujuan yang sangat krusial antara lain :Kita semakin bisa menerima keadaan individu (anak didik) seperti apa adanya dan keberadaan anak didik baik kelebihan maupuan kekurangannya.Agar kita semakin sanggup memperlakukan murid menjadi mana mestinya pada artti lain kita mampu memberikan donasi.Kita terhindar menurut gangguan komunikasi, sebagai akibatnya bisa membangun rekanan yg semakin baik.Teknik Dasar Pemahaman Individu

Teknik Pemahaman Individu digolongkan sebagai dua yaitu Tes & Non TesTes

Dengan Alat Tes maka kita dapat embandingkan persamaan dan disparitas.Non Tes

Teknik Non Tes mengidentifikasi ciri-ciri yg Nampak secara generik yaitu karakteristik dan kemampuan sosialnya.

Dengan beberapa Teknik Konseling Individu tahapan :Observasi (pengamatan) yang dilakukan sesuai dengan tujuan yg dirumuskan terlebi dahulu, Direncanakan secara sistematis, Hasilnya dicatat & sang dengan diperiksa secara teliti.Wawancara adalah teknik untuk mengumpulkan warta melalui komunikasi menggunakan koresponden (orang yg minta warta).Angket (informasi lapangan) merupakan alat pengumpulan dengan komunikasi tidak eksklusif.Catatan Anekdot yaitu catatan otentikhasil observasi, menggunakan mempergunakan catatan anekdot.Otobiografi (riwayat atau tulisan harian)Sosiometri teknik yang bertujuan memperoleh warta mengenai interaksi sosialStudi masalah merupakan teknik memeriksa perkembangan seoranng anak didik secara menyeluruh dan mendalam serta mengungkap seluruh aspek langsung menurut berbagai pihak.Suatu pertemuan dengan beberapa unsur di sekolah.Prosedur Pelaksanaan Diagnostik Tumbuh Kembang Anak Usia Dini

Menurut (KBBI) “Diagnostik adalah ilmu buat memilih jenis penyakit menurut gejala yg terdapat” pada Bimbingan Konseling diagnostik adalah sebuah kegiatan       yg menyangkit penyimpangan tmbuh kembang anak usia dini sebagai akibatnya memerlukan pertolongan/donasi Bimbingan konseling.

prosedur yang harus dilakukan terhadap tumbuh kembang anak usia dini adalahIdentifikasi masalah

Identifikasi berasl dari kata “to identify” yaitu mengenal menggunakan menemukan tanda-tanda-tanda-tanda yang tampak dalam penampilan prilaku anak dalam memperkirakan perkara sampai dalam termin pertolongan.

Konflik tumbuh kembang anak usia ditandai dengan permasalahn Fisik, Sosial, Emosi, Intelektual dan Moral. Kegiatan dentifikasi ini tidak hanya bisa dilakukan sang guru pembimbing di sekolah namun kiprah guru, masyarakat & orang tua sangat berperan.Diagnosa

Diagnosis asal menurut bahasa Yunani (Greek) yaitu kecakapan membedakan satu penyakit menggunakan yg lain. Menurut Tohrndike “sebuah upaya menemukan kelemahan atau penyakit yang dialami seseorang melalui pengujian studi yg akurat mengenai gejala.

Dalam membedakan suatu tanda-tanda pertarungan maka menggunakan metode Diagnostik dengan Identifikasi yg tujuannya hanya mencari faktor penyebab perkara.Prognosa

Prognosa adalah sebuah penangan setelah melakukan diagnosis yg dilakukan sang guru dan orang tua terhadap anak usia dini.Treatment Penanganan

Treatment penanganan adalah sebuah cara penanganan yang dilakukan oleh pengajar atau orang tua terhadap anak usia dini yang memiliki masalah tumbuh kembangn anak yg dilakukan secara sedikit demi sedikit.Tindak Lanjut

Tindak lanjut adalah tahap ahir dari prose diagnosis yg akan melakukan penilaian seberapa akbar perubahan yg terjadi.

Menurut Chilfford (2004) terdapat lima hal krusial yang perlu diperhatikan pada mendiagnosisPhysical wellbeing and motor developmentSocial and emotional developmentLanguage developmentApproachs Toward Learning,andCognitive and general knowledge

Kegiatan diagnosis melalui metode bermain misalnya meniru perilaku hewan yang bertujuan membuatkan kemampuan fisik dan motoric. Untuk perkembangan Fisik & Psikoogia maka Gabel (1980) menyarankan penaksiran Asesmen secara spesifik menggunakan lima hal sebagai berikut.Problem mata atau penglihatanProblem kesulitan mendengarPerkembangan secara holistikProblem belajar, kesiapan sekolah, & kesulitan berkomunikasiProblem konduite & emosional anak.

http://pengantarpendidikan.file..wordpress.com2011/02/individu1.pdfdanamp;ved

http://file.upi.edu/Direktorat/FIP/JUR/_pgtk/

http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/dr.

Saya Selena Helga salahsatu mahasiswa Universitas di Indonesia,semester 2 jurusan PGPAUD. saya berasal menurut Pedesaan yaitu Kp.Cilanggohar Desa Pasanggrahan Kec. Tegalwaru Kabupaten Purwakarta. & saat ini aku berada pada perkotaan buat menempuh pendidikan tinggi.View all posts by selenahelga18

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *