Bantal & Guling Berbahaya Untuk Bayi Baru Lahir, Kok Bisa?

Set bantal & guling bayi. Foto: Shutterstock.

Bantal & guling jadi perlengkapan bayi baru lahir yang biasanya dibeli orang tua. Kedua benda ini dianggap perlu dimiliki buat memastikan bayi dapat tidur dengan nyaman.

Tapi sebenarnya bayi baru lahir nir membutuhkan bantal buat menopang kepalanya waktu tidur, lho. Bahkan American Academy of Pediatrics (AAP) menegaskan orang tua perlu mencurigai penggunaan bantal, guling sampai selimut atau boneka di area tidur bayi lantaran bisa berbahaya.

Ya Moms, menurut AAP, sampai usia 12 hingga 18 bulan bayi usahakan tidur di atas permukaan datar yang kokoh & bebas berdasarkan perlengkapan berbahan empuk seperti itu. Apa alasannya?4 Risiko Bayi Baru Lahir Tidur dengan BantalBayi tidur dengan bantal. Foto: Shutterstock.

Mengutip The Health Site, sebagian akbar bantal bayi mempunyai sarung menarik yang biasanya terbuat menurut polyester atau kain selain katun. Ini bisa menaikkan panas pada bawah kepala dan menyebabkan fluktuasi suhu di tubuh bayi.

Keringat atau panas hiperbola akibat sarung bantal bisa menyebabkan syarat yg disebut hipertermia yang membuahkan fatal & sanggup mengancam jiwa bayi Anda.

Biasanya orang tua tak hanya menaruh bantal di bawah kepala bayi, melainkan di sisi kiri dan kanan tubuhnya juga. Tujuannya tentu demi keamanan oleh buah hati.

Tapi eksistensi bantal di lebih kurang bayi justru malah akan menghambat pergerakan bayi waktu mereka sedang tersadar. Hal ini dinilai akan ikut mensugesti keterlambatan perkembangan motoriknya.Ilustrasi bayi tidur Foto: Shutter Stock

3. Menyebabkan sindrom ketua datar

Menurut Web MD, rupanya menidurkan bayi di atas bantal yang empuk terlalu lamajuga dapat menimbulkan sindrom ketua datar (plagiocephaly) dalam si kecil. Ini mampu terjadi lantaran adanya tekanan yang terus-menerus, ketika bayi tidur pada posisi telentang sebagai akibatnya kepalanya menjadi rata dalam satu sisi.

4. Meningkatkan risiko kematian bayi

Dikutip menurut What to Expect, penggunaan bantal, guling, & perlengkapan tidur yang empuk & lembut lainnya bisa mengakibatkan potensi tercekik, sebagai akibatnya bisa menaikkan risiko sindrom kematian bayi mendadak atau SIDS.

Perlu diketahui, SIDS merupakan kematian bayi yang tidak diketahui penyebabnya sehabis dilakukan inspeksi menyeluruh, termasuk inspeksi tempat insiden, autopsi, dan riwayat penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *