Mengapa Anda Butuh Ikut Tes TOEFL? Simak Jawabanya Disini!

Jika Anda seorang pembelajar bahasa Inggris dan bukan penutur asli bahasa Inggris, Anda mungkin pernah mendengar tentang tes yang disebut TOEFL. Tapi apa itu tes TOEFL dan apa yang perlu Anda ketahui tentangnya?

Jika Anda memiliki banyak pertanyaan tentang TOEFL, baca terus ulasan lengkapnya di bawah ini. Panduan ini akan menuntun Anda untuk memahami apa itu TOEFL, bagaimana cara kerjanya, apakah Anda perlu mengikuti tes TOEFL atau tidak, dan bagaimana mempersiapkannya. Mari kita mulai diskusinya.

 

Apa Itu Tes TOEFL?

TOEFL adalah tes standar yang mengukur penguasaan bahasa Inggris peserta tes. Skor TOEFL terutama digunakan oleh universitas sebagai bagian dari proses penerimaan. Biasanya, mereka yang mengambil TOEFL ingin belajar di universitas atau sekolah pascasarjana di luar negeri. Tetapi pada dasarnya siapa saja yang perlu menunjukkan penguasaan bahasa Inggris untuk tujuan akademis dapat mengikuti tes persiapan TOEFL. Ini termasuk siapa saja yang terdaftar di sekolah menengah asing, program pertukaran pelajar, atau community college, atau untuk mendapatkan visa pelajar.

TOEFL berfokus pada bagaimana bahasa Inggris digunakan dalam lingkungan akademik. Karena itulah berbagai sekolah dan universitas menggunakan skor TOEFL untuk pertimbangan penerimaan siswa baru. Bagian membaca TOEFL menggunakan kosakata formal, akademik, dan tingkat tinggi, bukan bahasa Inggris biasa atau percakapan.

 

TOEFL atau TOEIC?

Terlepas dari popularitasnya, TOEFL bukan satu-satunya tes bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Sebenarnya, ada beberapa tes berbeda untuk bahasa Inggris sebagai bahasa asing, dan yang mana yang Anda pilih tergantung pada tujuan akademis dan karir Anda. Jika Anda seorang pelajar, maka Anda mungkin harus mengambil TOEFL. Tetapi jika Anda mengajukan permohonan visa kerja, TOEFL mungkin bukan tes yang tepat untuk Anda.

BACA JUGA  10 Peralatan Dарur Modern dan Fungѕіnуа Agаr Masak Lebih Gampang

Jika Anda ingin mendapatkan pekerjaan atau visa kerja dalam bahasa Inggris, Anda mungkin perlu mengikuti Tes Bahasa Inggris untuk Komunikasi Internasional (TOEIC), bukan TOEFL. TOEIC menguji bahasa sehari-hari dan bisnis, daripada bahasa akademis, dan karena itu lebih cocok untuk tempat kerja.

 

Siapa Saja yang Sebaiknya Ikut Tes TOEFL?

TOEFL terutama ditujukan bagi siswa yang ingin melanjutkan ke universitas atau program pascasarjana di negara berbahasa Inggris. Namun, itu juga dapat diambil untuk tujuan lain. Mereka yang bisa mengikuti TOEFL antara lain:

  • Siswa yang ingin masuk sekolah menengah di negara berbahasa Inggris

  • Siswa yang menghadiri program community college dua tahun di negara berbahasa Inggris

  • Orang yang ingin dilisensikan atau disertifikasi dalam bidang tertentu

  • Orang yang perlu menunjukkan penguasaan bahasa Inggris mereka untuk tujuan imigrasi.

  • Orang yang hanya ingin menilai kemampuan bahasa Inggris mereka dalam situasi formal

     

Pembuat tes merekomendasikan agar siswa berusia minimal 17 tahun sebelum mencoba mengikuti tes TOEFL. Tes ini mengharuskan Anda untuk membaca beberapa bagian yang sulit dan terbiasa dengan beberapa kosakata tingkat tinggi. Sebagian besar siswa tidak terbiasa dengan jenis bahasa ini sebelum kelas 11.

 

Tidak semua perguruan tinggi atau universitas mewajibkan siswa internasional yang masuk untuk mengikuti tes TOEFL. Mereka biasanya meminta TOEFL jika:

  • Bahasa Inggris bukan bahasa ibu Anda.

  • Jika bahasa pengantar utama Anda bukan bahasa Inggris selama lebih dari lima tahun

    Beberapa sekolah tidak mewajibkanmu untuk mengikuti tes TOEFL jika kamu sudah:

  • Cukup kuasai bahasa Inggris, baca dan tulis dari ACT atau SAT.

  • Ikuti tes TOEFL selama dua tahun terakhir.

  • Dapatkan diploma atau gelar dari negara berbahasa Inggris.

BACA JUGA  Destinasi Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

 

Mengapa Kamu Perlu Ikut Tes TOEFL?

Bahasa akademis seringkali padat dan formal, sehingga orang yang telah belajar bahasa Inggris selama bertahun-tahun pun dapat kesulitan ketika berada di lingkungan akademik bahasa Inggris. Sebelum universitas menerima Anda dalam program akademik, Anda harus mengikuti ujian kecakapan bahasa Inggris, Tim seleksi penerimaan ingin tahu apakah Anda dapat menangani beban kursus english online course dari program berbasis bahasa Inggris. Mereka menggunakan skor TOEFL Anda sebagai metrik standar untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris Anda.

Jika Anda adalah siswa internasional yang mendaftar ke sekolah di negara yang bahasa utamanya adalah bahasa Inggris, kemungkinan besar Anda akan diminta untuk mengikuti tes TOEFL sebagai bagian dari aplikasi Anda. Banyak sekolah menerima skor dari tes bahasa Inggris lainnya, tetapi TOEFL saat ini merupakan tes penilaian bahasa Inggris yang paling populer.

Sebanyak 9.000 universitas di 130 negara menerima skor TOEFL, termasuk AS, Kanada, Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Semua sekolah di 100 universitas terbaik di dunia menerima TOEFL. Jika Anda tertarik untuk belajar di universitas berbahasa Inggris, kemungkinan kampus pilihan Anda akan meminta atau menerima skor TOEFL.